Home berita STUDY BROADCAST 2019 MENDEKATKAN MAHASISWA DENGAN INDUSTRI MEDIA

STUDY BROADCAST 2019 MENDEKATKAN MAHASISWA DENGAN INDUSTRI MEDIA

Akademi Komunikasi Radya Binatama kembali menyelenggarakan kegiatan tahunan bagi mahasiswa semester IV, yaitu Study Broadcast. Tujuan Study Broadcast ini untuk memperkenalkan secara langsung dunia industri pertelevisian bagi mahasiswa Akademi Komunikasi Radya Binatama (AKRB) Yogyakarta. Hal ini sesuai dengan visi program studi penyiaran di Akademi Komunikasi Radya Binatama (AKRB) yaitu menghasilkan tenaga profesional yang berkompeten di bidang penyiaran, siap pakai, beretika, dan berdaya saing.


Mahasiswa AKRB melakukan kunjungan di Metro TV sekaligus menonton Program Kick Andy

Study broadcast yang telah dilaksanakan pada akhir Bulan Maret ini diikuti oleh 83 mahasiswa AKRB semester IV yang didampingi dosen pendamping mengunjungi beberapa stasiun televisi nasional yaitu RCTI, CNN, SCTV, MetroTV, Trans TV, Kompas TV dan NET TV serta Lembaga Sensor Film (LSF) dan Institut Kesenian Jakarta (IKJ).

Mahasiswa AKRB bersama Ustad Maulana pengisi Program Islam Itu Indah Trans TV

Dalam kegiatan study broadcast ini mahasiswa dapat melihat langsung produksi program televisi  dan belajar bagaimana mengelola dan memancarkan siaran ke pemirsa, mengelola bisnis media, jenis-jenis studio News dan Reality Show, jenis peralatan dan teknologi yang digunakan, serta peluang dan tantangan berkarir dibidang broadcasting.

Dalam kunjungan di beberapa stasiun televisi mahasiswa AKRB dapat melakukan praktik langsung

Pertanyaan-pertanyaan seputar dunia broadcast dilontarkan kepada manajemen media oleh mahasiswa AKRB dengan sangat antusias dan bersemangat, karena secara langsung mendapatkan ilmu baru dari pengelola media.

Kunjungan mahasiswa AKRB disambut baik dan ramah di semua media, salah satunya Kompas TV

Para mahasiswa AKRB merasa puas dengan kegiatan Study Broadcast ini, karena mereka  mendapat ilmu dan wawasan sebagai gambaran bekerja di bidang broadcasting secara langsung di industri media.

Bagikan :